post

“Tajam ke Luar Tumpul ke Dalam” Catatan atas Sikap Beragama dan Berbangsa Kita

Suatu kali penulis mendapat cerita dari teman mengenai pemilihan anggota sebuah organisasi keagamaan. Sejatinya organisasi itu terdiri dari unsur-unsur berbagai elemen—khususnya elit—dalam agama tersebut. Anggota organisasi itu dipilih berdasarkan musyawarah dan usul-usul dari anggota tim formateur. Semula, musyawarah untuk menentukan siapa-siapa yang akan mengisi organisasi itu berjalan dengan normal. Maklum yang ikut adalah orang-orang terpilih. Mereka menguasai dalil-dalil agama dan sejarah mengenai tata cara pemilihan menurut agama itu. Sebelum mengajukan nama-nama yang akan mengisi jabatan di organisasi itu, masing-masing pihak memberikan pandangan, baik secara normatif maupun kepentingan strategis organisasi. Berbagai dalil dan contoh yang berkenaan dikemukakan. Nampak sekali bahwa mereka adalah orang-orang yang pandai dan menguasai banyak referensi keagamaan dan ilmu strategi. Read More

post

Titipan untuk (calon) Haji

Sebagian besar umat Islam memimpikan untuk dapat memenuhi panggilan Allah menunaikan haji. Setiap tahun berjuta-juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkesempatan untuk mengunjungi tanah suci. Untuk dapat sampai kesana berbagai upaya dilakukan manusia. Ada yang harus menjual hartanya, menabung bertahun-tahun. Ada juga yang pergi ke sana karena hadiah atau menjadi petugas. Tidak semua orang bisa kesana, walaupun sangat menginginkannya. Ada berbagai sebab sehingga orang yang ingin tidak sampai ke sana. Mungkin karena tidak memiliki ongkos. Mungkin juga karena kesehatan yang tidak mengizinkan. Atau bahkan karena masa tunggu yang lama, yang bersangkutan sudah terlebih dahulu meninggal dunia. Read More

post

Arah Kebijakan Pembantu Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Pontianak 2014-2018

Latar Belakang

Perubahan bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang menjadi harapan masyarakat Kalimantan Barat sudah terwujud. Perubahan bentuk itu secara hukum ditandai dengan dikeluarkanya Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2013. Perubahan tersebut tentu disambut gembira oleh masyarakat Kalimantan Barat, terlebih bagi keluarga besar IAIN Pontianak. Kegembiraan menyambut alih status tentu saja tidak boleh berhenti pada sekedar kebanggaan memiliki nama yang besar sejalan dengan semakin luasnya kewenangan itu. Banyak pekerjaan besar baik itu menyangkut kewajiban-kewajiban formal maupun pekerjaan yang berada di wilayah kreativitas dan inovasi. Read More